Warga Wringinagung Soroti Galian Batu Kali di Belakang Rumahnya

  • Bagikan

PEKALONGAN – Salah satu warga Desa Wringinagung, Kecamatan Doro, Kabupaten Kabupaten Pekalongan, menyoroti aktivitas galian tambang batu kali yang berada tepat di belakang rumahnya.

Warga tersebut mengaku khawatir kegiatan penggalian yang dilakukan di aliran sungai akan berdampak serius, terutama saat memasuki musim kemarau. Ia menduga pengerukan yang semakin dalam berpotensi memutus aliran irigasi desa dan menyebabkan sumur-sumur warga mengering.

“Kalau musim kemarau datang, kami takut air irigasi mati total. Sumur rumahan juga bisa kering karena dasar kali terus digerus dan digali semakin dalam,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas galian tersebut mengubah kontur sungai secara signifikan. Selain berpotensi mengganggu pengairan sawah, kondisi itu juga dikhawatirkan merusak ekosistem sungai serta meningkatkan risiko longsor di bantaran kali.

Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan dampak lingkungan dari aktivitas tersebut.

Mereka juga meminta agar legalitas usaha penambangan diperiksa secara transparan demi menghindari kerugian masyarakat.

“Jangan sampai nanti ketika kemarau benar-benar terjadi, masyarakat yang jadi korban. Air adalah kebutuhan utama kami,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola tambang terkait kekhawatiran warga tersebut. Masyarakat Desa Wringinagung berharap ada perhatian serius agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kebutuhan air warga.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *