Dorong Transformasi Pendidikan, Shellva Ria Paparingga Usulkan Pembelajaran Berbasis Teknologi dan AI

  • Bagikan
Oplus_16908288

PEKALONGAN – 15-April -2026-Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi Partai Gerindra, Shellva Ria Paparingga, S.Pd.I., angkat bicara terkait pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Politisi muda ini mengusulkan langkah strategis melalui penguatan pendidikan berbasis teknologi dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai tahun 2026 dan seterusnya.

Menurut Shellva, sebelum melakukan penguatan program sekolah rakyat, diperlukan fondasi yang kuat pada level institusi pendidikan, khususnya di jenjang SMP dan SMA/SMK. Hal ini menjadi krusial agar generasi muda mampu bersaing di era digital.

Fokus Penguatan Kapasitas Guru
Pertama, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama para guru. Di era saat ini, guru dituntut tidak hanya menguasai metode konvensional, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi dan AI dalam proses belajar mengajar.

“Oleh karena itu, perlu adanya program pelatihan berkelanjutan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital, penggunaan AI sebagai alat bantu edukasi, serta pengembangan metode pembelajaran yang interaktif dan adaptif,” ujar Shellva.

Atasi Kesenjangan Infrastruktur
Kedua, masih terdapat kesenjangan akses teknologi yang cukup signifikan, terutama di wilayah pedesaan. Kendala seperti keterbatasan jaringan internet dan minimnya perangkat menjadi hambatan utama.

Untuk itu, diperlukan upaya nyata dalam pemerataan akses internet yang memadai di seluruh wilayah serta penyediaan infrastruktur teknologi pendukung di sekolah-sekolah.

Pemerataan Perangkat Teknologi
Ketiga, legislator Gerindra ini juga mendorong adanya program pemerataan perangkat teknologi, baik berupa laptop maupun komputer, bagi seluruh sekolah. Program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab eksekutif melalui Dinas Pendidikan, tetapi juga menjadi perhatian legislatif dalam fungsi penganggaran dan penyaluran aspirasi.

“Dengan adanya dukungan infrastruktur dan perangkat yang merata, diharapkan seluruh sekolah, baik di desa maupun kota, memiliki fasilitas yang setara. Guru dan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga kualitas pendidikan dapat meningkat secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Red

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *