SAHABATNKRI.COM | PEKALONGAN — Warga bersama kepolisian mengamankan tiga anak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Ketiga anak tersebut diamankan warga setelah terjadi aksi dugaan pencurian sepeda motor pada Rabu (23/9/2026). Selanjutnya, mereka diserahkan kepada Polsek Paninggaran untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Polsek Paninggaran telah menerima tiga anak yang diamankan warga. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut,” ujar Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2026).
Motor Hilang Saat Korban ke Kebun Durian
Peristiwa bermula ketika Yusuf (36), warga Desa Paninggaran, berangkat ke kebun durian bersama dua rekannya pada Rabu pagi.
Sesampainya di lokasi, Yusuf memarkirkan sepeda motornya di pinggir Jalan Raya Sawangan. Saat ditinggalkan, sepeda motor tersebut diketahui tidak dalam kondisi terkunci setang.
Setelah selesai memetik durian, korban kembali ke lokasi parkir. Namun, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat.
Korban kemudian mencari informasi kepada warga sekitar. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sepeda motor tersebut diduga dibawa dengan cara didorong menggunakan sepeda motor Yamaha Vega menuju arah Paninggaran.
Korban bersama sejumlah rekannya kemudian melakukan pencarian. Sepeda motor miliknya akhirnya ditemukan sedang dikendarai seorang laki-laki
Saat diteriaki dan dikejar, orang tersebut meninggalkan sepeda motor yang dibawanya dan melarikan diri bersama sejumlah rekannya menggunakan sepeda motor menuju arah Kalibening.
Korban berhasil mengamankan kembali sepeda motornya dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian. Dalam kejadian tersebut, warga juga mengamankan tiga anak yang diduga merupakan teman dari orang-orang yang melarikan diri.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.
Polisi Dalami Dugaan Keterkaitan dengan Kasus di Dua Lokasi
Dari pemeriksaan awal terhadap ketiga anak tersebut, polisi memperoleh informasi mengenai dugaan pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh tiga orang lain yang saat ini masih dalam pencarian.
Ketiga orang tersebut disebut menggunakan nama alias Gudel, Oing, dan Unyil.
Berdasarkan keterangan sementara, dugaan aksi pencurian tersebut disebut terjadi di dua lokasi, yakni wilayah Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, dan pinggir jalan Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Sepeda motor Yamaha Vega diduga diambil di wilayah Kalibening. Sementara itu, dugaan pencurian sepeda motor Honda Supra X di wilayah Sawangan disebut gagal setelah diketahui oleh korban.
Kepada polisi, ketiga anak yang diamankan warga juga memberikan keterangan bahwa mereka sedang tidur ketika dugaan aksi pencurian tersebut berlangsung.
Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran keterangan tersebut sekaligus mengetahui peran masing-masing pihak.
Orang Tua atau Wali Akan Dipanggil
Iptu Suwarti mengatakan, Polsek Paninggaran telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pekalongan untuk menindaklanjuti perkara tersebut.
Polisi juga akan memanggil orang tua atau wali ketiga anak tersebut guna mendampingi proses pemeriksaan.
“Kami akan mendalami keterangan ketiga anak tersebut, termasuk hubungan pertemanan mereka dengan pihak-pihak yang diduga terlibat. Kami juga akan berkoordinasi dengan orang tua atau wali sebelum menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.
Apabila hasil pendalaman nantinya menunjukkan bahwa ketiga anak tersebut tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana, polisi akan mempertimbangkan untuk mengembalikan mereka kepada orang tua atau wali guna mendapatkan pembinaan.
Polisi menegaskan bahwa penanganan terhadap anak dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami perkara tersebut dan berupaya menelusuri keberadaan pihak-pihak yang disebut dalam keterangan awal sebagai orang yang diduga terlibat dalam pencurian.
(SAHABAT NKRI)














