SAHABATNKRI.COM | KAJEN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen, Kabupaten Pekalongan, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di aula RSUD Kajen, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara penyelenggara pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.
Forum tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., unsur Muspika Kecamatan Karanganyar, serta sejumlah tokoh masyarakat. Sementara itu, Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, M.Kes., hadir sebagai tuan rumah bersama jajaran rumah sakit.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Melayani dengan Hati, Terbuka pada Suara Masyarakat”, yang menekankan pentingnya keterbukaan terhadap aspirasi, kritik, dan saran masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Forum Konsultasi Publik mempertemukan unsur pemerintah daerah, pengelola rumah sakit, unsur kewilayahan, dan tokoh masyarakat dalam satu ruang dialog.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi mengenai penyelenggaraan pelayanan kesehatan, khususnya terkait kebutuhan dan harapan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Dalam pelayanan publik, masukan masyarakat memiliki peran penting untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan. Aspirasi yang dihimpun melalui forum resmi dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pelayanan.
Melalui kegiatan ini, RSUD Kajen diharapkan dapat memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasien.
Pelayanan Berkualitas Tidak Hanya soal Fasilitas
Tema “Melayani dengan Hati, Terbuka pada Suara Masyarakat” juga menegaskan pentingnya sikap ramah, kepedulian terhadap pasien, serta keterbukaan dalam memberikan informasi pelayanan.
Kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas dan tindakan medis. Kejelasan prosedur, kemudahan memperoleh informasi, sikap petugas, serta kenyamanan pasien ketika mengakses layanan juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Karena itu, komunikasi yang baik antara rumah sakit dan masyarakat diperlukan agar berbagai kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi pengguna layanan dapat dipahami secara menyeluruh.
Forum Konsultasi Publik menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan aspirasi secara konstruktif sekaligus memperkuat hubungan antara pengelola rumah sakit dan masyarakat.
Peran Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat
Kehadiran Sekda Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar, unsur Muspika Kecamatan Karanganyar, dan tokoh masyarakat memberikan ruang kolaborasi dalam pembahasan pelayanan kesehatan daerah.
Pemerintah daerah, unsur kewilayahan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas.
Masukan masyarakat dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman pengguna layanan, termasuk aspek yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan.
Namun, efektivitas forum konsultasi publik tidak hanya diukur dari terselenggaranya pertemuan atau kehadiran para pemangku kepentingan. Hal yang tidak kalah penting adalah tindak lanjut atas aspirasi yang diterima.
Tindak Lanjut Aspirasi Jadi Tolok Ukur
Direktur RSUD Kajen dr. Imam Prasetyo, M.Kes., bersama jajaran rumah sakit menjadi tuan rumah dalam kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kajen tersebut.
Sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan daerah, RSUD Kajen perlu terus melakukan evaluasi terhadap mutu pelayanan, termasuk keterbukaan informasi, kejelasan prosedur, serta mekanisme pengaduan masyarakat.
Aspirasi yang dihimpun melalui Forum Konsultasi Publik diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan rumah sakit.
Tindak lanjut yang jelas dan terukur juga penting agar masyarakat dapat mengetahui bahwa masukan yang disampaikan menjadi bagian dari proses evaluasi pelayanan.
Melalui forum tersebut, RSUD Kajen diharapkan terus memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Keterbukaan dalam menerima aspirasi perlu dibarengi dengan tindakan nyata. Dengan demikian, Forum Konsultasi Publik tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.














