Ageng, Pelukis Asal Wonokerto, Jelaskan Makna Tradisi Sedekah Laut sebagai Wujud Syukur Nelayan

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM | WONOKERTO, KABUPATEN PEKALONGAN – Tradisi Sedekah Laut yang rutin digelar masyarakat nelayan Kecamatan Wonokerto setiap bulan Muharam kembali menjadi perhatian. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini dinilai bukan sekadar seremoni budaya, melainkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki dari hasil laut.

Hal tersebut disampaikan Ageng, seorang pelukis asal Wonokerto. Menurutnya, Sedekah Laut merupakan budaya tahunan masyarakat nelayan yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan gotong royong yang kuat.

“Sedekah Laut adalah budaya tahunan masyarakat nelayan di bulan Muharam. Di dalamnya terdapat berbagai rangkaian acara yang menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT melalui hasil laut,” ujar Ageng.

Ia menjelaskan, salah satu prosesi yang paling sarat makna adalah Larung Sesaji, yaitu menghantarkan sesaji berupa kepala kerbau ke tengah laut menggunakan perahu-perahu nelayan yang sehari-hari dipakai mencari nafkah. Iring-iringan perahu dihiasi umbul-umbul dan bendera Merah Putih sebagai simbol semangat persatuan sekaligus penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Menurut Ageng, prosesi tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat pesisir dan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga.

Adapun rangkaian kegiatan Sedekah Laut Wonokerto (Tratebang) Tahun 2026 meliputi:

2 Juli 2026

Larung Sesaji dan Nyadran

Pertunjukan Wayang Golek (siang dan malam)

3 Juli 2026

Pengajian umum bersama Kyai Nur Amin dari Kendal, Jawa Tengah.

4 Juli 2026

Hiburan rakyat Mahesa Music.

Ageng berharap tradisi Sedekah Laut terus dilestarikan sebagai warisan budaya masyarakat pesisir sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Pekalongan.

“Tradisi ini bukan hanya milik masyarakat nelayan Wonokerto, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Pekalongan yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *