Pengurus PAW KONI Kabupaten Pekalongan Dilantik, Atlet dan Pelatih Porprov Dikukuhkan

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM | KARANGANYAR — Pengurus Antar Waktu (PAW) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan periode 2024–2026 resmi dilantik. Dalam kegiatan yang sama, atlet dan pelatih Kontingen Kabupaten Pekalongan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 juga dikukuhkan.

Kegiatan berlangsung di Hotel Indonesia Syariah, Kamis (27/8/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Pekalongan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, Ketua KONI Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Umum Budi Santoso, jajaran Forkopimda, pimpinan BUMD, perwakilan universitas di Kabupaten Pekalongan, serta ratusan atlet dan pelatih.

Pelantikan pengurus PAW KONI Kabupaten Pekalongan dilakukan oleh Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah, Budi Santoso.

Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono, mengatakan pelantikan pengurus yang sekaligus dirangkai dengan pengukuhan atlet dan pelatih Porprov merupakan momentum penting bagi olahraga Kabupaten Pekalongan.

“Ini sesuatu yang baru di Jawa Tengah, pelantikan sekaligus pengukuhan atlet dan pelatih. Kami mohon doa agar pengurus KONI bisa segera bekerja dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Pekalongan,” kata Suryono.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pekalongan akan mengirimkan sekitar 160 atlet dan ofisial untuk berlaga pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di kawasan Semarang Raya pada akhir Oktober mendatang.

Sebanyak 27 cabang olahraga (cabor) akan diikuti Kontingen Kabupaten Pekalongan. Persiapan para atlet dari berbagai cabor telah dilakukan sejak April hingga menjelang pelaksanaan Porprov.

“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, para pejabat dan para donatur. Selamat berjuang kepada para olahragawan. Berikan yang terbaik dan tetap junjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah Budi Santoso menyampaikan bahwa pelantikan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal bagi pengurus KONI Kabupaten Pekalongan untuk membawa perubahan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Pekalongan selama ini masih berada di posisi lima besar terbawah dalam capaian prestasi olahraga di Jawa Tengah. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.

“Dengan adanya Sekda dan Forkopimda serta seluruh stakeholder, kita berharap Kabupaten Pekalongan bisa mengejar prestasi. Kalau sekarang masih di lima besar terbawah, kita dorong bisa naik ke posisi 15, 10 besar, bahkan kalau memungkinkan tiga besar,” ungkapnya.

Budi mengatakan, tantangan pertama yang berada di depan mata adalah Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di kawasan Semarang Raya dengan mempertandingkan 58 cabang olahraga.

Menurutnya, membangun semangat bertanding atlet tidak cukup hanya dengan motivasi dari ketua KONI maupun ketua cabor. Pembentukan karakter dan mental atlet juga harus menjadi bagian dari pembinaan.

“Jangan hanya pembakaran semangat. Harus ada character building, bisa bekerja sama dengan Polres maupun Kodim,” katanya.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan atlet-atlet Kabupaten Pekalongan yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi bagian dari kontingen Jawa Tengah pada ajang nasional hingga internasional.

“Kita berharap Kabupaten Pekalongan bisa mewarnai kontingen Jawa Tengah di PON NTT, bahkan mungkin ada yang bisa mewakili negara,” ujarnya.

Budi juga mendorong agar cabang olahraga unggulan di Kabupaten Pekalongan terus dikembangkan dan olahraga dapat menjadi budaya di masyarakat. Pembinaan atlet, menurutnya, perlu dimulai sejak usia dini dengan dukungan sekolah serta fasilitas olahraga yang memadai.

Pengembangan sarana olahraga juga tidak harus terpusat pada pembangunan sport center. Fasilitas olahraga di sekolah-sekolah dapat dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem pembinaan atlet.

Selain sarana dan prasarana, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik atlet, pelatih maupun ofisial, serta penguatan organisasi KONI.

“Organisasi harus mapan dan kuat. Jangan sampai ada dualisme organisasi. Kabupaten Pekalongan juga sering berganti kepengurusan. Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi organisasi yang kuat dan mantap,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar yang mewakili Plt Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai bidang. Karena itu, prestasi olahraga juga diharapkan dapat semakin meningkat.

“Di berbagai lini Kabupaten Pekalongan sudah baik. Sudah saatnya prestasi olahraga juga baik,” katanya.

Menurut Yulian, sebagian besar atlet Kabupaten Pekalongan merupakan pelajar. Hal tersebut menjadi potensi besar karena masih banyak bibit atlet yang dapat dikembangkan melalui pembinaan secara serius dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan prestasi olahraga tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, KONI, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat.

“Olahraga tidak bisa sendiri, tetapi harus kolaborasi,” ujarnya.

Yulian juga mendorong KONI untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Pekalongan agar dukungan terhadap pembinaan olahraga semakin luas.

Selain itu, Pemkab Pekalongan mendorong adanya penyusunan cetak biru atau blueprint pengembangan olahraga Kabupaten Pekalongan sebagai pedoman pembinaan dan pengembangan olahraga secara jangka panjang.

“Prinsipnya, ayo bersama-sama membangun prestasi olahraga Kabupaten Pekalongan. Semoga keseriusan kita membangun prestasi olahraga di Kabupaten Pekalongan bisa terwujud,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya pengurus PAW dan dikukuhkannya atlet serta pelatih Porprov, KONI Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat segera melakukan konsolidasi dan bekerja maksimal menghadapi Porprov XVII Jawa Tengah 2026, sekaligus menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga Kabupaten Pekalongan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *