Kelompok Pecinta Mini Soccer Pertanyakan Status dan Fungsi Lapangan di Alun-Alun Kabupaten Pekalongan

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM | KABUPATEN PEKALONGAN — Sejumlah kelompok dan komunitas pecinta olahraga mini soccer di Kabupaten Pekalongan mempertanyakan status, pengelolaan, serta fungsi lapangan mini soccer yang berada di kawasan Alun-Alun Kabupaten Pekalongan.

Pertanyaan tersebut muncul karena para pegiat olahraga menginginkan adanya kejelasan mengenai status pengelolaan, peruntukan, mekanisme penggunaan, hingga jadwal pemanfaatan lapangan yang berada di kawasan ruang publik tersebut.

Para pegiat berharap keberadaan lapangan mini soccer dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai fasilitas olahraga masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda.

Kepala Dinpora Berikan Tanggapan

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Pekalongan yang baru, Farid Abdul Khakim, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa lapangan mini soccer di kawasan Alun-Alun Kajen saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

“Terkait lapangan mini soccer yang berada di kawasan Alun-Alun Kajen, untuk saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, sambil menunggu penetapan perubahan anggaran,” ujar Farid.

Ia menjelaskan, ke depan fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana olahraga sekaligus rekreasi.

“Ke depannya tentu mini soccer tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana olahraga dan rekreasi,” katanya.

Sementara mengenai mekanisme pembiayaan atau sewa lapangan, penjadwalan penggunaan maupun ketentuan teknis lainnya, menurut Farid, masih akan diatur kemudian.

“Mengenai mekanisme pembiayaan sewa lapangan, penjadwalan dan hal teknis lainnya akan diatur kemudian,” jelasnya.

Komunitas Menunggu Kejelasan Mekanisme

Sejumlah pegiat mini soccer sebelumnya mempertanyakan siapa pihak yang memiliki kewenangan dalam mengelola lapangan tersebut, untuk apa fasilitas itu diperuntukkan, serta bagaimana prosedur masyarakat maupun komunitas olahraga apabila hendak menggunakan lapangan.

Menurut mereka, kejelasan tata kelola diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai jadwal penggunaan, peminjaman maupun ketentuan lainnya.

«“Yang kami harapkan sebenarnya sederhana. Kalau memang fasilitas olahraga untuk masyarakat, kami ingin tahu mekanisme penggunaannya. Siapa yang mengelola, bagaimana cara menggunakan dan apakah ada aturan atau jadwal tertentu,” ujar salah seorang pegiat mini soccer yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.»

Fasilitas Diharapkan Berfungsi Optimal

Keberadaan lapangan mini soccer di kawasan Alun-Alun Kabupaten Pekalongan dinilai memiliki potensi untuk mendukung perkembangan olahraga di daerah.

Lapangan tersebut nantinya dapat menjadi ruang bagi masyarakat dan komunitas untuk berlatih, menggelar pertandingan persahabatan maupun kegiatan pembinaan pemain muda, sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang ditetapkan pengelola.

Para pegiat olahraga berharap fasilitas yang telah tersedia tidak hanya menjadi sarana fisik, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai fasilitas sudah dibangun, tetapi masyarakat justru tidak mengetahui bagaimana mekanisme untuk memanfaatkannya,” ungkap pegiat tersebut.

Menunggu Pengaturan Lebih Lanjut

Dengan adanya penjelasan dari Kepala Dinpora Kabupaten Pekalongan, masyarakat kini menunggu penyempurnaan fasilitas serta pengaturan lebih lanjut mengenai pemanfaatan lapangan mini soccer tersebut.

Beberapa hal yang nantinya diharapkan dapat dijelaskan secara terbuka antara lain mengenai pihak pengelola, mekanisme pemesanan atau penggunaan, jadwal, kemungkinan tarif atau biaya sewa, serta ketentuan pemeliharaan fasilitas.

Kepastian mengenai mekanisme tersebut dinilai penting agar masyarakat dan komunitas olahraga memiliki pedoman yang jelas dalam memanfaatkan fasilitas.

Pada prinsipnya, keberadaan lapangan mini soccer di kawasan Alun-Alun Kajen diharapkan dapat menjadi salah satu ruang olahraga dan rekreasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan, sekaligus mendukung pembinaan dan perkembangan olahraga, khususnya di kalangan generasi muda.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *