Sukirman Dorong UMKM Pekalongan Naik Kelas, Sentra Oleh-Oleh Di Kajen Jadi Target

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM| KAJEN,_ Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.H., mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin maju, mandiri, dan berkualitas. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan **Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Naik Kelas, Tumbuh Berkualitas”** yang digelar oleh  Permodalan Nasional Madani (PNM) di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang telah mendapatkan dukungan permodalan dari PNM. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jangkauan pemasaran.

Dalam wawancaranya, Sukirman menjelaskan bahwa PKU Akbar tidak hanya berfokus pada akses permodalan, tetapi juga pada peningkatan kemampuan dan pendampingan pelaku usaha agar bisnis yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Bersama dengan PNM, kita menggelar PKU Akbar. PKU itu Pengembangan Kapasitas Usaha, jadi menghadirkan para nasabah Mekaar yang pernah mendapatkan permodalan dari PNM, kemudian usaha mereka kita kembangkan lagi,” ungkap Sukirman.

Menurutnya, pendampingan dan pengawasan dari PNM menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan usaha para nasabah, termasuk kemajuan bisnis, tingkat penjualan, hingga peluang pengembangan usaha ke depan.

Selain melibatkan para nasabah Mekaar, kegiatan tersebut juga mengajak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Keterlibatan TP PKK diharapkan mampu mendorong kreativitas masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif keluarga.

Sukirman berharap, dengan adanya dukungan permodalan dan peningkatan kapasitas usaha, masyarakat Kabupaten Pekalongan semakin termotivasi untuk menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Harapannya mereka juga mempunyai kreativitas dalam menjaga dan mengembangkan usahanya karena sudah ada yang menjamin permodalannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Kabupaten Pekalongan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, seperti infrastruktur dan jalan, tetapi juga harus diimbangi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Sukirman, penguatan UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat.

Pemkab Siapkan Sentra Oleh-Oleh Khas Kajen

Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga menyoroti pentingnya memperluas akses pemasaran produk lokal Kabupaten Pekalongan. Salah satu upaya yang tengah dipikirkan pemerintah daerah adalah menghadirkan sentra oleh-oleh khas Kabupaten Pekalongan di wilayah Kajen.

Ia menilai, selama ini pusat penjualan oleh-oleh dan produk unggulan cenderung terkonsentrasi di wilayah Kota Pekalongan, meskipun sebagian produknya berasal dari Kabupaten Pekalongan.

“Kita terus hari ini memang sedang berpikir bagaimana kemudian membuat sentra oleh-oleh khusus di Kajen. Karena yang sudah tersentral itu di kota, meskipun produknya dari Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan sentra oleh-oleh di Kajen diharapkan dapat memberikan ruang pemasaran yang lebih luas bagi produk-produk lokal sekaligus memperkuat identitas daerah melalui berbagai hasil kreativitas pelaku UMKM.

Meski demikian, Sukirman mengapresiasi para pelaku usaha yang telah mampu membangun pasar secara mandiri, termasuk memanfaatkan platform penjualan daring atau *online* untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Ia juga mencontohkan potensi produk olahan pangan dari Kecamatan Petungkriyono yang telah memiliki pusat penjualan tersendiri. Di antaranya, keripik berbahan dasar pepaya dan wortel yang dinilai memiliki keunikan serta berpotensi menjadi produk khas Kabupaten Pekalongan.

“Ini saya kira akan menjadi ciri khas dari Kabupaten Pekalongan karena itu kreativitas yang baru,” tuturnya.

Melalui kegiatan PKU Akbar ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap sinergi bersama PNM, TP PKK, dan para pelaku UMKM semakin kuat. Dengan peningkatan kapasitas usaha, pendampingan berkelanjutan, serta perluasan akses pemasaran, produk lokal diharapkan semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Jurnalis: Rofi

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *