SAHABATNKRI.COM | KAJEN – Upaya Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menekan angka kemiskinan membuahkan apresiasi di tingkat nasional. Pemkab Pekalongan berhasil meraih penghargaan Mandaya Award dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) Republik Indonesia atas komitmennya dalam mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam mendorong penurunan angka kemiskinan sekaligus menjadi motivasi untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Usai menerima penghargaan, Sukirman menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan juga penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja dan meningkatkan efektivitas program penanggulangan kemiskinan.
Menurutnya, penghargaan tersebut sejalan dengan data yang menunjukkan adanya penurunan persentase penduduk miskin di Kabupaten Pekalongan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan Sukirman, angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan turun dari 8,05 persen pada tahun sebelumnya menjadi 7,80 persen.
“Penghargaan ini atau apresiasi ini menjadi semangat kita dan faktanya memang kemudian di lapangan sangat nyambung karena hari ini menurut sumber Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan menurun dari 8,05% di tahun kemarin, sekarang kemudian menjadi 7,80%. Ini artinya pemberian penghargaan ini sekaligus menyemangati kita, menyemangati semangat kita, tetapi juga sekaligus menunjukkan fakta di lapangan,” ungkap Sukirman.
Penurunan tersebut menjadi indikator positif bagi upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat program yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong kesejahteraan kelompok masyarakat rentan.
Sukirman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan.
“Tentu kami mengucapkan terima kasih, terutama jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Bapperida dan seluruh OPD terkait yang kemudian mendorong percepatan penurunan angka kemiskinan ini bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Pekalongan. Terima kasih,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat agar program penanggulangan kemiskinan berjalan secara berkelanjutan dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Raihan Mandaya Award ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemkab Pekalongan untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat, sehingga penurunan angka kemiskinan tidak hanya tercermin dalam data statistik, tetapi juga dirasakan melalui peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.














