Tasyakkuran berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kekhusyukan. Jamaah hadir sebagai wujud rasa syukur serta ikhtiar menyambut Nishfu Sya’ban, yakni pertengahan bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban merupakan bulan Nabi Muchammad SAW. Dan menjadi salah satu bulan yang dimuliakan oleh umat Islam khususnya warga Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Acara pokok pada malam itu adalah doa bersama yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia, Syekh Muchammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi. Dalam doa tersebut, jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah secara khusus memohon kepada Allah Ta’ala tiga permohonan, yakni tetapnya iman hingga akhir hayat, dianugerahi umur panjang yang manfaat, serta diberikan rezeki yang halal dan luas.
Dalam Mauidhotul Chasanah, Sang Mursyid menegaskan bahwa amalan Nishfu Sya’ban ini merupakan warisan para auliya’ dan waliyulloh Indonesia yang telah diamalkan secara turun-temurun selama kurang lebih 50 hingga 55 tahun. Amalan ini, menurut beliau, termasuk dalam ajaran tashawwuf tingkat tinggi, sehingga pelaksanaannya harus disertai kehati-hatian, adab, dan keyakinan penuh kepada Allah Ta’ala. Beliau menjelaskan bahwa tiga permohonan pokok pada amalan tersebut merupakan inti dari seluruh rangkaian Tasyakkuran Malam Nishfu Sya’ban.
“Tigo niki pokok pangkalnya acara malam ini. Ini ajaran waliyulloh tashawwuf tingkat tinggi, bukan tashawwuf tingkat rendah.”
Permohonan pertama adalah tetapnya iman hingga akhir hayat, yang disebut sebagai nikmat terbesar bagi seorang hamba. Permohonan kedua adalah umur panjang yang manfaat, tanpa menentukan batas waktu tertentu. Sementara permohonan ketiga adalah rezeki halal yang luas, tanpa membayangkan bentuk atau jumlahnya, seluruhnya diserahkan kepada kehendak Alloh Ta’ala.
Selain doa dan mauidhotul Chasanah, sebagaimana yang telah diketahui bahwa Shillaturrochmi, Santun, dan Shodaqoh merupakan ciri khas Thoriqoh Shiddiqiyyah. Pada kesempatan tersebut, Ibu Nyai Shofwatul Ummah mengumumkan bahwa hasil shodaqoh spontanitas jamaah yang terkumpul pada malam itu mencapai Rp 91.000.000.

Tasyakkuran Malam Nishfu Sya’ban ini menjadi momentum penting bagi jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah khususnya untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan rasa syukur. Meski hujan turun sepanjang acara, semangat jamaah tidak surut hingga rangkaian tasyakkuran berakhir dengan doa yang penuh keberkahan. (OPSHID Media)


