Dari Singkong Jumbo hingga Kopi Paninggaran, Stand Ketahanan Pangan Jadi Etalase Potensi Pertanian Pekalongan di Pekan Raya Kajen 2026

  • Bagikan

KAJEN, SAHABATNKRI.COM – Jangan hanya datang untuk menikmati kemeriahan Pekan Raya Kajen 2026. Coba sempatkan mampir ke stand Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan. Di balik dinding anyaman bambu yang sederhana, tersaji cerita tentang kekayaan hasil bumi sekaligus potensi ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Stand yang berada di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan itu tampil dengan konsep tradisional yang unik. Ornamen bambu, anyaman, hasil bumi yang digantung, hingga berbagai produk pertanian membuat suasananya terasa seperti memasuki lumbung pangan masyarakat Pekalongan.

Namun, yang paling mencuri perhatian bukan hanya dekorasinya.

Singkong berukuran besar yang dipajang di bagian depan stan menjadi salah satu daya tarik pengunjung. Komoditas tersebut tampil mencolok dan menggambarkan betapa beragamnya hasil pertanian yang dimiliki Kabupaten Pekalongan.

Berbagai hasil bumi lainnya juga dipamerkan, seperti jagung, pisang, sayuran, buah-buahan dan aneka produk pangan olahan. Semuanya ditata dalam nuansa tradisional sehingga membuat stan ini tidak sekadar menjadi tempat pajangan, tetapi juga menghadirkan gambaran nyata tentang potensi pertanian dari desa hingga pasar.

Menariknya lagi, pengunjung juga dapat mengenal Cluster Kopi Paninggaran. Produk kopi lokal dari kawasan Paninggaran turut mendapat ruang untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Kehadirannya memperlihatkan bahwa komoditas pertanian daerah bisa berkembang menjadi produk bernilai tambah sekaligus memiliki daya tarik tersendiri.

Di stand ini, pertanian seakan tidak ditampilkan sekadar sebagai aktivitas bercocok tanam. Pertanian diperkenalkan sebagai kekuatan ekonomi, sumber pangan sekaligus bagian dari identitas daerah.

Pekan Raya Kajen 2026 pun menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan berbagai produk dan potensi lokal. Pengunjung tidak hanya melihat hasil pertanian, tetapi juga dapat mengetahui bagaimana komoditas tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

Konsep sederhana namun sarat makna tersebut menjadikan stan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan layak menjadi salah satu tujuan kunjungan selama Pekan Raya Kajen 2026.

Dari hasil bumi di pelosok desa, hingga kopi dari kawasan Paninggaran, semuanya menunjukkan satu hal: Pekalongan bukan hanya kaya tradisi, tetapi juga kaya potensi pangan dan pertanian.

Melalui Pekan Raya Kajen 2026, potensi itu diperlihatkan kepada masyarakat dalam satu etalase besar—agar hasil bumi lokal semakin dikenal, dicintai dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

SAHABAT NKRI – Aktual, Terpercaya, Informatif

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *