SAHABATNKRI.COM | PEKALONGAN — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara Gala Dinner atau Malam Keakraban Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama para rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura, dalam rangka pelaksanaan Pekan Olahraga, Riset, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan tersebut dihadiri Plt Bupati Pekalongan Sukirman, jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para rektor PTKIN se-Jawa dan Madura, wakil rektor, kepala biro, serta civitas akademika.
Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan beserta seluruh pihak yang telah berani menjadikan Kabupaten Pekalongan sebagai tuan rumah PORSI JAWARA II Tahun 2026.
Menurut Sukirman, penyelenggaraan kegiatan berskala regional tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Kabupaten Pekalongan, bukan hanya dari sisi olahraga, seni, riset dan ilmiah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
“Ini menjadi kesempatan yang paling luar biasa. Dengan terselenggaranya PORSI JAWARA, saya yakin ekonomi kami akan terbantu. Warung-warung, warga kami pasti akan terbantu, toko-toko batik insyaallah juga tambah laris,” ujar Sukirman dalam sambutannya.
Ia menyebut kehadiran peserta dari berbagai daerah juga memberikan dampak terhadap sektor penginapan. Bahkan, sejumlah rumah warga turut dimanfaatkan sebagai tempat tinggal sementara bagi para peserta dan tamu selama kegiatan berlangsung.
“Guest house, rumah-rumah penduduk ternyata banyak yang disewa oleh Bapak-Ibu sekalian. Dan ini keuntungan yang luar biasa,” katanya.
Sukirman mengakui bahwa Kabupaten Pekalongan masih memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas dan sarana prasarana olahraga. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan keberanian pihak penyelenggara untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan sebagai tuan rumah.
Ia menilai keputusan tersebut justru menjadi momentum bagi daerah untuk belajar dan mempersiapkan diri menyelenggarakan berbagai event berskala lebih besar di masa mendatang.
“Ini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami agar kami juga bisa mengambil momentum-momentum penting, event-event penting bagi kami untuk tingkat nasional. Sekali lagi, agar perputaran ekonomi di Kabupaten Pekalongan ini terus bergerak,” ungkapnya.
Selain berbicara mengenai dampak ekonomi, Sukirman juga menekankan pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa lagi membangun hanya berdasarkan asumsi atau imajinasi. Setiap kebijakan membutuhkan data yang akurat, objektivitas, serta pandangan akademis yang dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
“Pembangunan hari ini tidak bisa lagi berimajinasi, tetapi membutuhkan objektivitas, membutuhkan data-data yang akurat. Dan ini biasanya ada di kalangan akademisi,” tegasnya.
Karena itu, Sukirman berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan perguruan tinggi, khususnya PTKIN, dapat terus terjalin dan ditindaklanjuti melalui kerja sama maupun pertukaran gagasan dalam pembangunan daerah.
“Kami akan terus meminta pandangan-pandangan objektif dari kalangan akademisi agar jalur pembangunan kita bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rektor dan civitas akademika PTKIN se-Jawa dan Madura yang telah hadir di Kabupaten Pekalongan.
Ia berharap pelaksanaan PORSI JAWARA II tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi masyarakat serta memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Pekalongan kepada para peserta dari berbagai daerah.
Acara Gala Dinner berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, serta seluruh civitas akademika yang terlibat dalam pelaksanaan PORSI JAWARA II Tahun 2026..














