SAHABATNKRI.COM | KAJEN – Pelaksanaan Pekan Raya Kajen (PRK) 2026 dengan tagline “UMKM Maju, Bersaing dan Berkarya” yang digelar selama enam hari, 25–30 Agustus 2026, di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, mencatat capaian positif.
Berdasarkan laporan pelaksanaan, jumlah pengunjung Pekan Raya Kajen 2026 mencapai kurang lebih 130.000 orang, dengan total estimasi perputaran uang mencapai Rp11,5 miliar.
Adapun jumlah pengunjung berdasarkan pelaksanaan harian tercatat, hari pertama, Selasa (25/8), sekitar 20.000 pengunjung. Hari kedua sebanyak 36.000 pengunjung, hari ketiga 20.000 pengunjung, hari keempat 15.000 pengunjung, hari kelima 21.000 pengunjung, dan hari keenam sebanyak 15.000 pengunjung.
Perputaran ekonomi tersebut berasal dari sejumlah sektor yang terlibat dalam kegiatan Pekan Raya Kajen 2026.
Pertama, sektor area pameran dan expo utama, yang meliputi berbagai stan dan produk seperti pameran multiproduk, wedding, properti serta berbagai produk UMKM.
Kedua, sektor wahana permainan dan taman ria, termasuk hiburan serta permainan rakyat yang menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat.
Ketiga, sektor paguyuban pedagang kaki lima (PKL) dan kuliner di sekitar kawasan Alun-Alun Kajen.
Keempat, sektor jasa dan pendukung lainnya, seperti parkir umum masyarakat, perlengkapan kegiatan, jasa transportasi serta berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar Alun-Alun Kajen.
Jika dibandingkan dengan pelaksanaan Pekan Raya Kajen tahun 2020, penyelenggaraan tahun 2026 disebut mengalami peningkatan. Jumlah pengunjung meningkat sekitar 40 persen, sedangkan perputaran uang mengalami peningkatan sekitar 15 persen.
Retribusi dan Kontribusi PAD
Selain mencatat perputaran ekonomi yang cukup besar, kegiatan tersebut juga memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pekalongan.
Dari retribusi sewa tanah, tercatat penerimaan sebesar Rp2,2 juta. Sementara itu, penerimaan PAD lainnya yang berasal dari retribusi pelayanan kebersihan atau persampahan serta retribusi pelayanan parkir masih dalam proses rekapitulasi oleh masing-masing dinas teknis terkait.
Semarak Perlombaan dan Kreativitas
Pekan Raya Kajen 2026 juga diisi dengan berbagai perlombaan dan ajang kreativitas masyarakat.
Lomba hafalan surat pendek untuk kategori SD/MI diikuti 14 peserta. Para pemenang juara satu hingga tiga mendapatkan piala dan uang pembinaan, sementara piagam penghargaan bagi peserta juga diberikan oleh pemerintah.
Selanjutnya, Battle Manual Brewing Competition diikuti 17 peserta. Lomba mewarnai kategori TK diikuti 40 peserta, sedangkan kategori SD diikuti 39 peserta.
Sementara itu, PKK Idol diikuti oleh peserta dari 19 kecamatan. Ada pula lomba kreasi angkut untuk kategori TK dan SD yang diikuti sebanyak 21 peserta.
Penghargaan Stand Terbaik
Selain perlombaan dan hiburan, Pekan Raya Kajen 2026 juga memberikan apresiasi kepada peserta pameran melalui penghargaan stand terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, edukasi serta tampilan stan selama pelaksanaan PRK 2026.
Untuk kategori Stand Terbaik, tiga pemenang utama diraih oleh:
1. Juara I: Dekranasda Kabupaten Pekalongan
2. Juara II: Bhayangkari Polres Pekalongan
3. Juara III: PKK Kabupaten Pekalongan
Selain tiga stand terbaik tersebut, panitia juga memberikan penghargaan berdasarkan sejumlah kategori khusus.
Untuk kategori Stand Paling Unik, penghargaan diberikan kepada DKPP Kabupaten Pekalongan.
Sementara kategori Stand Inovatif diraih oleh Stand Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan.
Untuk kategori Stand Edukatif, penghargaan diberikan kepada Stand Inspektorat Kabupaten Pekalongan.
Sedangkan kategori Stand Kreatif diberikan kepada stand dari wilayah tengah Kabupaten Pekalongan, yang meliputi Kecamatan Kajen, Kesesi, Kedungwuni, Wonopringgo, Buaran, Karangdadap, dan Karanganyar.
Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus menghadirkan kreativitas, inovasi dan pelayanan informasi yang menarik kepada masyarakat pada kegiatan-kegiatan pameran maupun event daerah berikutnya.
Hiburan Meriah hingga Penutupan
Dari sisi hiburan, rangkaian Pekan Raya Kajen dimeriahkan oleh penampilan artis nasional dan lokal, pertunjukan kembang api, live music, seni tari tradisional hingga festival band pelajar.
Seluruh rangkaian kegiatan Pekan Raya Kajen 2026 dilaporkan berlangsung lancar, aman dan tertib.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan menilai event tersebut memberikan dampak positif atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam meningkatkan omzet pelaku UMKM, memperluas jaringan bisnis dan kemitraan, mendorong nilai investasi, serta memberikan kontribusi terhadap penerimaan PAD Kabupaten Pekalongan.
Dengan capaian tersebut, Pekan Raya Kajen 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu ruang penggerak ekonomi daerah melalui aktivitas UMKM, perdagangan, jasa, kuliner, hiburan dan sektor pendukung lainnya.
PRK 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat Kabupaten Pekalongan dalam mendorong UMKM agar semakin maju, mampu bersaing, dan terus berkarya.














