Kepala SDN 03 Garungwiyoro Sebut Informasi Video Fulgar yang Beredar Hoaks, Diduga membukam informasi Faktanya Vidio telah beredar di masyarakat

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM | KANDANGSERANG, PEKALONGAN — Kepala SD Negeri 03 Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Titis, membantah informasi yang beredar di masyarakat terkait seorang tenaga pendidik di sekolah tersebut. Menurutnya, informasi yang beredar melalui media sosial, termasuk tudingan mengenai adanya video fulgar atau tidak pantas, merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Sebelumnya, masyarakat dibuat ramai dengan beredarnya informasi mengenai seorang guru honorer perempuan yang mengajar di SD Negeri 03 Garungwiyoro. Isu tersebut dikaitkan dengan dugaan persoalan hubungan pribadi dengan seorang pria yang disebut sebagai kontraktor.

Informasi yang berkembang bahkan memunculkan berbagai tudingan, mulai dari dugaan perselingkuhan hingga prostitusi online. Namun, berbagai tudingan tersebut hingga kini belum dapat dinyatakan sebagai fakta tanpa adanya bukti yang terverifikasi serta keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Sejumlah warga yang mengaku mengetahui persoalan tersebut menyebut adanya foto, video, serta materi percakapan atau transaksi yang beredar. Namun, keaslian, konteks, serta keterkaitan materi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi.

Kepala Sekolah: Informasi yang Beredar Tidak Benar

Kepala SD Negeri 03 Garungwiyoro, Titis, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membantah informasi yang beredar melalui sebuah tautan TikTok.

Titis menyebut informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks. Ia juga menyampaikan bahwa tautan yang dimaksud saat ini sudah tidak dapat diakses.

Pihak sekolah, lanjutnya, telah melakukan klarifikasi kepada guru yang bersangkutan serta berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan persoalan tersebut.

Keterangan Kepala Sekolah tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap informasi yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan adanya video fulgar dan tindakan tidak pantas yang dikaitkan dengan tenaga pendidik.

Kepala Desa: Tidak Ada Laporan Resmi

Sementara itu, Kepala Desa Garungwiyoro saat dikonfirmasi membenarkan bahwa isu tersebut memang sempat berkembang di masyarakat.

Namun, menurutnya, tidak ada laporan resmi yang masuk kepada Pemerintah Desa Garungwiyoro terkait persoalan tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut sebelumnya telah menjadi pembahasan di tingkat pedukuhan dan telah diselesaikan melalui perangkat desa dengan melibatkan pihak keluarga.

Warga Minta Persoalan Tidak Menimbulkan Keresahan

Di sisi lain, sejumlah masyarakat mengaku terganggu dengan munculnya berbagai informasi dan isu yang beredar. Mereka berharap persoalan tersebut dapat segera memperoleh kejelasan agar tidak berkembang menjadi keresahan di tengah masyarakat.

Sejumlah wali murid juga berharap pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dapat memberikan penjelasan apabila memang terdapat persoalan yang berkaitan dengan etika atau kedisiplinan tenaga pendidik.

Guru memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan berinteraksi langsung dengan peserta didik. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan pelanggaran etika perlu ditangani secara objektif, berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi, serta melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang disebut dalam isu tersebut, berinisial R.P.N atau N, belum memberikan klarifikasi secara terbuka kepada redaksi mengenai tudingan yang beredar.

Redaksi SahabatNKRI.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang bersangkutan, pihak sekolah, maupun pihak lain yang merasa berkepentingan untuk memberikan penjelasan.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *