SAHABATNKRI.COM | Pekalongan, 3 Juli 2026 – Tokoh masyarakat Kabupaten Pekalongan, Amat Anatono, menegaskan bahwa keberhasilan seorang kepala daerah dalam membangun pemerintahan sangat ditentukan oleh kekompakan seluruh aparatur sipil negara (ASN). Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Dialog Publik bertajuk “Menakar Kepala Daerah Berkarakter dan Berkualitas Menyongsong Kajen Bermartabat, Maju, dan Sejahtera”, yang digelar pada Jumat (3/7/2026).
Dalam penyampaiannya, Amat Anatono mengibaratkan ASN sebagai sebuah tim yang harus memiliki gelombang dan irama yang sama. Menurutnya, tanpa kekompakan, program-program pemerintah tidak akan berjalan secara optimal.
“Kalau aparatur sipilnya tidak kompak, tidak satu gelombang, maka hasilnya tidak akan maksimal. Semua harus memiliki tujuan, semangat, dan langkah yang sama,” ujarnya.
Ia kemudian memberikan analogi mengenai pasukan militer yang selalu mengutamakan kedisiplinan dan keseragaman gerak demi mencapai tujuan bersama. Menurutnya, filosofi tersebut dapat diterapkan dalam tata kelola pemerintahan.
“Rapikan barisan, satukan gelombang, fokus pada tujuan. Dengan begitu, pekerjaan akan lebih mudah diselesaikan dan hasilnya akan lebih baik,”
Amat Anatono juga mengibaratkan pemerintahan seperti sebuah pesawat yang harus bergerak secara seimbang. Apabila setiap bagian berjalan sendiri-sendiri, maka laju organisasi akan terganggu. Sebaliknya, apabila seluruh komponen bergerak serempak dan searah, tujuan pembangunan akan lebih cepat tercapai.
Ia menegaskan bahwa pandangan tersebut bukan ditujukan untuk mendukung ataupun menyalahkan pihak tertentu, melainkan murni sebagai pengalaman pribadi selama menjalankan berbagai tanggung jawab di pemerintahan.
“Saya hanya berbagi pengalaman. Semua ini demi pemerintahan yang lebih baik. Kuncinya adalah menyatukan langkah dan menyatukan gelombang di internal pemerintahan,” tegasnya.
Dialog publik tersebut menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya menghadirkan pemimpin daerah yang berkarakter, berkualitas, serta mampu membangun sinergi di lingkungan birokrasi demi mewujudkan Kajen yang bermartabat, maju, dan sejahtera.














