SAHABATNKRI.COM | PEKALONGAN – Kericuhan terjadi dalam konser Deneria Festival yang digelar di kawasan Panorama 25, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam (15/8/2026). Kericuhan diduga dipicu oleh sejumlah penonton yang tidak memiliki tiket dan berusaha menerobos masuk ke area konser.
Video kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat sejumlah orang terlibat aksi saling lempar dan melakukan perusakan di sekitar lokasi konser.
Informasi yang beredar juga menyebutkan kendaraan milik grup musik The Jeblogs, yang menjadi salah satu pengisi acara, turut terdampak. Dalam unggahan di akun Instagram The Jeblogs, terlihat sejumlah bagian bodi kendaraan mengalami penyok, sementara kaca depan mobil tampak retak.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf membenarkan adanya kericuhan dalam konser tersebut. Menurutnya, kericuhan terjadi karena adanya penumpukan penonton yang diduga tidak memiliki tiket.
Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan oleh petugas keamanan sehingga konser tetap dapat berlangsung hingga selesai. Polisi menyebut sempat terjadi aksi pelemparan botol air mineral, namun berlangsung singkat.
“Konser memang sempat ricuh, setahu saya gara-gara orang menumpuk, nggak beli tiket masuk,” ujar AKBP Rachmad C Yusuf, Minggu (16/8/2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra mengatakan pihaknya mengamankan satu orang dalam kegiatan tersebut. Namun, orang tersebut diamankan bukan karena dugaan perusakan kendaraan, melainkan terkait kasus pemalsuan tiket.
“Betul kami amankan satu orang terkait pemalsuan tiket. Untuk perusakan mobil sampai saat ini belum ada laporan,” jelas AKP Fauzi.
Terkait informasi mengenai kendaraan milik personel The Jeblogs yang mengalami kerusakan, Kapolres Pekalongan menyatakan masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut di lapangan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menghadiri kegiatan hiburan agar tetap menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia. Penonton yang tidak memiliki tiket juga diminta tidak memaksakan diri menerobos masuk karena dapat memicu gangguan keamanan.














