Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polri, TNI dan Warga Gotong Royong Tambal Jalan Berlubang di Sragi dan Kedungwuni

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM, SRAGI – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan jajaran Polsek Sragi, Pos Lalu Lintas Sipait, Koramil Kedungwuni, dan warga masyarakat dengan bergotong royong menutup sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang di wilayah Kecamatan Sragi dan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan yang selama ini kerap terjadi akibat kondisi jalan yang tidak layak. Kegiatan berlangsung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, dengan fokus penanganan pada titik-titik rawan kerusakan. Lokasi yang diperbaiki meliputi pertigaan Tangkil Kulon, ruas jalan di depan Koramil Kedungwuni, serta jalur Pantura Siwalan hingga kawasan Pujasera Sragi.

Kapolsek Sragi AKP Turkhan menjelaskan, kegiatan ini bermula dari laporan warga yang mengeluhkan banyaknya lubang di badan jalan yang sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Warga melaporkan bahwa di beberapa titik jalan sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang. Karena itu kami berinisiatif melakukan penanganan sementara untuk mengurangi risiko tersebut,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Untuk mendukung pengerjaan, pihaknya menyiapkan sekitar enam meter kubik material hotmix yang diangkut menggunakan dua unit truk. Material tersebut kemudian digunakan untuk menutup lubang dan meratakan permukaan jalan yang rusak.

“Pengerjaannya dilakukan secara gotong royong. Selain anggota Polri, personel Koramil Kedungwuni dan warga sekitar juga turut membantu proses penuangan dan perataan material di lokasi,” tambahnya.

AKP Turkhan menyebutkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian aparat serta sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan berlalu lintas. Material yang digunakan diperoleh secara swadaya melalui patungan anggota Polsek Sragi dan Pos Lantas Sipait, sebagai solusi cepat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

“Kami berharap dengan penambalan ini risiko kecelakaan dapat berkurang dan masyarakat merasa lebih aman saat melintas. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Meta, warga Desa Tangkil Kulon, mengaku bersyukur adanya perbaikan jalan yang telah lama dikeluhkan warga.

“Alhamdulillah ada penambalan yang dilakukan oleh Polri dan TNI. Jalan rusak ini sudah lama kami rasakan, namun belum ada perbaikan. Kami juga berharap pemerintah segera menangani jalan-jalan lain di Kabupaten Pekalongan yang kondisinya juga banyak rusak,” harapnya.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *