Respon Cepat Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman Ubah Skema Penonton Wayang Kulit Jadi Lesehan Bersama Warga

  • Bagikan

SAHABATNKRI.COM, KAJEN – Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404 berlangsung luar biasa. Ribuan penonton memadati kawasan depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Purbo Asmoro serta bintang tamu Niken Salindri.

Tingginya jumlah penonton membuat suasana semakin padat saat pertunjukan akan dimulai. Riuh penonton terdengar ketika masyarakat yang berdiri di depan panggung diimbau untuk duduk agar penonton yang berada di belakang tetap dapat melihat dan menikmati pertunjukan.

Melihat kondisi tersebut, Plt Bupati Pekalongan, H. Sukirman, langsung merespons situasi di lapangan. Ia mengambil kebijakan untuk mengubah skema penataan tempat dengan memindahkan kursi tamu undangan dan mengajak para pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan duduk lesehan bersama masyarakat.

Langkah tersebut membuat suasana semakin cair. Tidak ada lagi sekat antara pejabat dan masyarakat. Para pejabat Kabupaten Pekalongan bersama warga duduk lesehan dan menikmati pagelaran wayang kulit dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.

Kepadatan penonton terjadi lantaran masyarakat datang dari berbagai wilayah untuk menyaksikan pagelaran tersebut. Jumlah penonton yang hadir bahkan tampak jauh melebihi perkiraan awal, sehingga penataan lokasi yang telah disiapkan panitia tidak sepenuhnya mampu mengantisipasi membludaknya masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, H. Sukirman meminta panitia segera menyesuaikan skema penonton dengan menerapkan konsep nonton bersama secara lesehan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang berada di belakang tetap dapat menyaksikan pertunjukan sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman dan dekat antara pemerintah dengan masyarakat.

Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari ribuan masyarakat yang hadir. Sejumlah penonton terlihat bersorak dan menunjukkan kegembiraan ketika melihat Plt Bupati beserta jajaran pejabat memilih duduk lesehan dan berbaur bersama warga.

Respons cepat H. Sukirman juga menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat di tengah kegiatan yang dihadiri ribuan orang. Selain menjaga kenyamanan penonton, kebijakan tersebut sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan.

Pagelaran wayang kulit tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404. Penampilan Ki Purbo Asmoro dan kehadiran Niken Salindri menjadi daya tarik tersendiri sehingga masyarakat begitu antusias memadati lokasi acara.

Antusiasme ribuan masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya tradisional, khususnya wayang kulit, masih memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Meski terjadi kepadatan, suasana acara tetap berlangsung meriah. Perubahan skema tempat dari kursi menjadi lesehan bersama dinilai menjadi momen unik dalam pagelaran tersebut, sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Ke depan, kondisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi panitia dalam menyiapkan kegiatan dengan jumlah pengunjung besar, khususnya terkait kapasitas lokasi, penataan tempat, akses keluar-masuk, pengamanan serta pengaturan kerumunan.

Dengan persiapan yang lebih matang, kegiatan kebudayaan dan hiburan masyarakat di Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat berlangsung semakin tertib, aman, nyaman, sekaligus tetap menghadirkan suasana kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *