SAHABATNKRI.COM – PEKALONGAN – Sebuah truk pengangkut getah pinus dengan nomor polisi D 8059 U terguling di ruas Jalan Lebakbarang, tepatnya di Dukuh Cembang, Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (11/8/2026).
Truk tersebut diketahui mengangkut getah pinus dengan berat sekitar 6.682 kilogram. Peristiwa terjadi saat kendaraan melintas di ruas jalan yang memiliki kondisi cukup menanjak.
Berdasarkan keterangan sopir, Danuri (34), kejadian bermula ketika truk diduga tidak kuat melewati tanjakan. Mesin kendaraan kemudian mati sehingga truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling di badan jalan.
“Waktu menanjak, truk tidak kuat dan mesinnya mati. Kernek sempat turun untuk mengganjal kendaraan menggunakan batu pecah, tetapi upaya tersebut tidak berhasil hingga akhirnya truk terguling,” ujar Danuri.
Akibat kejadian tersebut, muatan getah pinus berserakan di sekitar lokasi. Posisi truk yang terguling dan melintang di sebagian badan jalan juga menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan sempat terjadi kemacetan selama beberapa jam.
Evakuasi Dilakukan Secara Gotong Royong
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu proses penanganan. Anggota Polsek Lebakbarang, Koramil 17/Lebakbarang, serta jajaran Perhutani turut terjun membantu proses evakuasi kendaraan dan muatan.
Evakuasi dilakukan secara bersama-sama dan bergotong royong. Muatan getah pinus yang berserakan terlebih dahulu ditangani agar proses pemindahan kendaraan dapat dilakukan dengan lebih aman.
Berkat kerja sama antara masyarakat, kepolisian, TNI, dan jajaran Perhutani, kendaraan beserta muatannya akhirnya berhasil dievakuasi dari badan jalan.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di ruas Jalan Lebakbarang secara bertahap kembali normal dan dapat dilalui pengguna jalan.
Dari kondisi di lokasi, truk terlihat terguling ke sisi kanan dengan bagian bawah kendaraan tampak terlihat. Tidak ada informasi mengenai korban dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti besaran kerugian material akibat kejadian tersebut. Penanganan di lokasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta mempercepat normalisasi arus lalu lintas.
Gotong royong warga bersama Polsek Lebakbarang, Koramil 17/Lebakbarang dan jajaran Perhutani menjadi kunci dalam mempercepat proses evakuasi sehingga ruas jalan dapat kembali digunakan masyarakat.














