• Bagikan

SAHABATNKRI.COM | KAJEN — Hj. Sumarwati kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IX PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan yang digelar di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Minggu (4/10/2026).

Konfercab IX mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban.”

Terpilihnya kembali Hj. Sumarwati menandai keberlanjutan kepemimpinan PC Muslimat NU Kabupaten Pekalongan. Dalam forum tersebut, Sumarwati menyampaikan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi, mengevaluasi program kerja, sekaligus merumuskan langkah organisasi ke depan.

“Konfercab bukan sekadar kegiatan rutin, namun merupakan bentuk refleksi, evaluasi program kerja dan merumuskan langkah nyata ke depan terkait organisasi Muslimat NU,” kata Sumarwati dalam sambutannya.

Konfercab IX diikuti perwakilan dari 19 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 330 ranting Muslimat NU di Kabupaten Pekalongan. Setiap PAC mengirimkan dua utusan, sedangkan masing-masing ranting mengirimkan satu perwakilan.

Kehadiran perwakilan dari tingkat PAC hingga ranting tersebut mencerminkan luasnya jaringan organisasi Muslimat NU di Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut, Sumarwati juga memaparkan sejumlah capaian selama periode kepemimpinannya.

Salah satunya adalah berdirinya gedung PC Muslimat NU di Mandurorejo, Kecamatan Kajen, yang menjadi pusat kegiatan organisasi Muslimat NU Kabupaten Pekalongan.

Di bidang pendidikan, Muslimat NU Kabupaten Pekalongan juga menaungi sebanyak 325 lembaga pendidikan, yang terdiri atas TK, RA, dan KB.

Selain itu, berbagai program unggulan yang telah dicanangkan oleh Pimpinan Pusat Muslimat NU terus dilaksanakan dan dikembangkan di tingkat Kabupaten Pekalongan.

Memasuki masa khidmat 2026–2031, kepemimpinan Sumarwati akan menghadapi tantangan untuk melanjutkan program organisasi, memperkuat kemandirian, meningkatkan pemberdayaan perempuan, serta memperluas kontribusi Muslimat NU di tengah masyarakat.

Mandat baru tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menerjemahkan tema Konfercab IX ke dalam program kerja yang lebih konkret dan berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *